Sadar Teruslah Berjuang

 Sadar Teruslah Berjuang 


Berharap memeluk bulan

Merangkul hanyalah sadar

Kata damai terus memaksa 

Dalam sabar yang penuh tanda tanya 


Aku siapa ?

Si kotor yang lupa bersyukur atas kehendak-Nya

Saat bahagia tak ingin merasakan luka

Saat hancur tak ingin merasakan derita 


Pantaskah aku disebut manusia ?

Ingin selamat namun tak membangun apa-apa

Ingin selamat namun lain dibibir lain realita

Terlalu terobsesi dengan mayapada, hingga lupa kata selamat tak akan pernah menemui tamat meski bagaimanapun caranya 


Pantaskah aku disebut manusia ?

Si pandai mengeluh atas apa yang belum bisa diterima

Saat semut tak pernah terdengar berbicara akan proses hidupnya

Sementara aku haha hihi aaaargghhh arghhhhh  hingga lupa, tak berkaca bahwa di dunia ini yang hidup bukan hanya aku saja 


Haha apa kau ingin selamat ?

Sadarlah sayang, sadar

Bila perlu wajahmu tampar

Apa rasanya sakit ? 


Oh tidak, lihatlah yang kau lakukan

Bekasnya perlahan hilang

Tak ada yang benar-benar bukan

Maka teruslah berjuang 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aura Mahal "Aku, Aura yang Tak Dijual"

“Aku Perempuan yang Tidak Murah”