Perempuan & Luka yang Bertumbuh "Perempuan yang Pernah Patah"

 

Perempuan & Luka yang Bertumbuh

"Perempuan yang Pernah Patah"

Aku pernah retak, tapi tidak hancur
pernah jatuh, tapi tak tinggal di tanah
pernah dicintai setengah mati
lalu hidup penuh.

Aku perempuan yang memeluk lukanya sendiri
menenun tangis menjadi tenang
menyulap gelap jadi pendar
dan hari ini, aku tak ingin sembuh
aku ingin utuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aura Mahal "Aku, Aura yang Tak Dijual"

“Aku Perempuan yang Tidak Murah”